Ubah Cicilan Kartu Kredit jadi Kebebasan Finansial

Ubah Cicilan Kartu Kredit jadi Kebebasan Finansial

PeHampir semua pekerja kantoran saat ini memiliki kartu kredit. Punya gaji tetap, ada slip gaji dari HRD, begitu banyak tawaran kartu kredit dengan segala kemudahan untuk mendapatkannya, rasanya hampir tidak ada pekerja yang tidak memiliki kartu kredit. Berdasarkan data dari Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) dan Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK), kartu kredit beredar di Indonesia per Februari 2015 sebesar 16 juta kartu kredit. Padahal, itu data hampir setahun yang lalu loh.

Antara Kemudahan Pembayaran Sekarang dengan Kemudahan Hidup Masa Depan

Kartu kredit tentu saja menawarkan kemudahan pembayaran karena dengan menggunakannya, seseorang mendapat fasilitas “bayar sekarang, lunasi kemudian”. Kartu kredit memungkinkan kamu tetap bisa membeli sesuatu ketika tidak memiliki cukup uang untuk membayar lunas barang yang kamu beli.

Kemudahan yang menggiurkan juga diberikan kepada pengguna, dimana kamu bisa membeli suatu barang dan kemudian mengubah nilai transaksi belanja menjadi cicilan tetap selama beberapa bulan. Jadi bila kamu mau kredit barang elektronik yang biasanya repot isi formulir dulu, dengan kartu kredit kamu bisa gesek saja lalu ubah tagihan belanja itu menjadi cicilan tetap selama 1 tahun sebagaimana bila kamu membeli dengan kredit. Sangat mudah!

> Sayangnya, semua kemudahan yang kamu dapat nikmati sekarang dengan kartu kredit bisa menempatkan kamu dalam masalah finansial jangka panjang bila kamu tidak mampu membayar tagihan kamu dan hanya mencicil tagihan minimum setiap bulannya.

Selain itu, kemudahan transaksi yang kamu nikmati sekarang itu bisa membuat kamu kehilangan peluang untuk mendapatkan kemudahan hidup finansial di masa depan. Ini yang penting menjadi perhatian bagi semua orang.

Kemudahan Hidup di Masa Depan

Salah satu cara terbaik untuk memiliki kemapanan finansial adalah dengan lebih banyak berinvestasi daripada kebiasaan konsumtif. Pada umumnya, limit kartu kredit terendah yang beredar adalah Rp. 3.000.000,- sehingga cicilan minimum yang dikenakan ke pengguna kartu tersebut adalah Rp. 300.000,-

Pemilik kartu kredit yang ingin memiliki kemapanan finansial perlu lakukan pembatasan konsumsi barang-barang yang tidak menjadi kebutuhan utama. Menggunakan metode the Latte Factor, kamu akan dapat menghemat uang dan dengan begitu dapat melunasi tagihan kartu kredit kamu lebih cepat.

Setelah kartu kredit kamu lunas, ubah kewajiban membayar cicilan tetap 300 ribu per bulan itu menjadi menjadi kebiasaan menabung dalam bentuk investasi reksadana.

Berawal dari 300 RIBU tumbuh menjadi 450 JUTA.

Menggunakan kalkulator investasi di website http://mandiri-investasi.co.id/kalkulator-investasi/ kami menghitung berapa kekayaan yang akan dimiliki seseorang bila ia menginvestasikan uangnya per bulan Rp. 300.000,- dalam waktu 20 tahun, dengan profil resiko Moderat yang bisa diterima oleh pekerja usia muda.

Hasilnya cukup mengejutkan untuk banyak orang. Kamu menabung di investasi reksadana hanya Rp. 300.000 per bulan selama 20 tahun, maka estimasi nilai investasi kamu di masa depan adalah Rp. 454,786,492.50,-
Empat ratus lima puluh juta lebih uang yang bisa kamu miliki bila kamu lakukan itu!

Jadi, apa yang akan kamu miliki tahun depan bila setiap bulan mencicil tagihan kartu kredit?
Apa yang kamu miliki 5, 10 atau 20 tahun lagi bila keuangan kamu selalu pas-pasan, hidup dengan hutang cicilan yang tidak pernah lunas?
Atau kamu ingin memiliki kehidupan finansial yang mapan dan berkelimpahan?

Mulai saat ini juga!

About admin

Check Also

Uang Receh yang Tidak Receh, Kamu Perlu Tahu ini

Uang Receh yang Tidak Receh, Kamu Perlu Tahu ini Bagi sebagian orang uang receh atau …